![]() |
Nuzulul Qur'an (Dok. Ist) |
Nuzulul Quran adalah peristiwa turunnya Al-Qur'an yang diperingati setiap tahun oleh umat Islam, bertepatan dengan bulan Ramadan. Sejarah nuzulul Qur'an juga sudah dijelaskan di berbagai hadits, karena itu umat muslim dianjurkan untuk menyambutnya.
(toc) #title=(Daftar isi)
Peristiwa ini menandai awal penerimaan wahyu oleh Nabi Muhammad SAW. Yang mana, sejarah yang dimulai dengan turunnya surah Al-Alaq ayat 1-5.
Sejarah Nuzulul Quran
![]() |
Sejarah nuzulul Qur'an (Dok. Ist) |
Menurut buku Sejarah Agama & Kepercayaan Dunia yang disusun oleh Siti Fauziyah, peristiwa Nuzulul Quran terjadi pada 17 Ramadan 610 Masehi.
(getCard) #type=(post) #title=(Baca juga yang ini, cek yuk!)
Saat itu, Nabi Muhammad SAW yang berusia 40 tahun sedang berkhalwat di Gua Hira, Jabal Nur, sekitar 6 km dari Makkah. Di sana, Malaikat Jibril datang dan menyampaikan wahyu pertama berupa lima ayat awal surah Al-Alaq.
Jibril memerintahkan Nabi SAW untuk membaca ayat-ayat tersebut, sambil memeluk dan melepaskannya sebanyak tiga kali, sambil berkata, "Iqra! (bacalah)!" Peristiwa inilah yang dikenal sebagai malam Nuzulul Quran.
Terdapat beberapa pendapat mengenai waktu turunnya Al-Qur'an. Sebagian ulama berpendapat bahwa Nuzulul Quran terjadi pada 17 Ramadan, bertepatan dengan turunnya wahyu pertama kepada Rasulullah SAW.
(ads)
Pendapat ini didasarkan pada firman Allah SWT dalam surah Al-Isra ayat 106:
"Dan Al-Qur'an itu telah Kami turunkan dengan berangsur-angsur agar kamu membacakannya perlahan-lahan kepada manusia dan Kami menurunkannya bagian demi bagian."
Namun, pendapat lain menyatakan bahwa Nuzulul Quran berlangsung pada 10 malam terakhir Ramadan, yang dikenal sebagai Lailatulqadar. Hal ini dijelaskan dalam surah Al-Qadr ayat 1-5:
"Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) pada Lailatulqadar. Tahukah kamu apakah Lailatulqadar itu? Lailatulqadar itu lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu turun para malaikat dan Rūḥ (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan. Sejahteralah (malam) itu sampai terbit fajar."
Peringatan Nuzulul Quran Tahun 2025
Meskipun terdapat perbedaan pendapat mengenai waktu turunnya Al-Qur'an, Nuzulul Quran umumnya diperingati setiap 17 Ramadan. Pada tahun ini, 17 Ramadan 1446 H bertepatan dengan Senin, 17 Maret 2025.
Menurut kalender Hijriah, pergantian hari dimulai sejak matahari terbenam atau waktu Maghrib. Artinya, peringatan Nuzulul Quran sudah dimulai sejak Minggu, 16 Maret 2025, setelah Maghrib.
Cara Memperingati Nuzulul Qur'an
Nuzulul Quran adalah peristiwa turunnya Al-Qur'an yang diperingati setiap tanggal 17 Ramadan. Untuk menyambut malam yang istimewa ini, umat Islam dianjurkan untuk meningkatkan berbagai amalan ibadah. Berikut beberapa amalan yang dapat dilakukan:
1. Membaca Al-Qur'an: Mengingat Al-Qur'an diturunkan pada malam Nuzulul Quran, memperbanyak membaca dan mentadabburi (merenungkan) ayat-ayatnya sangat dianjurkan. Setiap huruf yang dibaca akan mendapatkan pahala yang berlipat ganda.
2. Shalat Malam: Melaksanakan shalat malam, seperti tahajud, tarawih, dan witir, merupakan amalan yang sangat dianjurkan. Shalat malam memiliki keutamaan sebagai shalat yang paling utama setelah shalat fardhu dan menjadi ciri khas orang-orang saleh.
3. Memperbanyak I'tikaf: Berdiam diri di masjid dengan niat mendekatkan diri kepada Allah SWT, sambil melakukan berbagai ibadah seperti membaca Al-Qur'an, dzikir, dan shalat sunnah. I'tikaf membantu meningkatkan kualitas spiritual dan fokus dalam beribadah.
4. Memperbanyak Dzikir: Mengucapkan kalimat-kalimat pujian dan pengagungan kepada Allah SWT, seperti tasbih, tahmid, tahlil, dan takbir, dapat menenangkan hati dan mendekatkan diri kepada-Nya.
5. Berdoa: Malam Nuzulul Quran adalah waktu yang mustajab untuk berdoa. Memohon ampunan, petunjuk, dan kebaikan dunia akhirat kepada Allah SWT sangat dianjurkan pada malam ini.
6. Bersedekah dan Beramal Kebaikan: Memperbanyak sedekah dan melakukan amal kebaikan lainnya, seperti membantu sesama, merupakan bentuk implementasi dari ajaran Al-Qur'an dan dapat mendatangkan keberkahan.
7. Mempelajari Tafsir Al-Qur'an: Membaca dan memahami tafsir Al-Qur'an membantu kita untuk lebih memahami pesan yang terkandung dalam wahyu Allah. Ini dapat dilakukan melalui kajian bersama ulama atau membaca buku tafsir dari sumber terpercaya.
8. Mengajarkan Al-Qur'an kepada Orang Lain: Mengajarkan bacaan atau makna Al-Qur'an kepada keluarga, teman, atau anak-anak merupakan amalan yang sangat dianjurkan. Rasulullah SAW bersabda, "Sebaik-baik kalian adalah yang belajar Al-Qur'an dan mengajarkannya." (HR. Bukhari).
(getCard) #type=(post) #title=(Baca juga yang ini, cek yuk!)
9. Mengadakan Kajian dan Peringatan Nuzulul Quran: Banyak umat Islam mengadakan pengajian atau ceramah tentang sejarah Nuzulul Quran di masjid, majelis taklim, atau komunitas keagamaan. Ini menjadi momen refleksi dan pembelajaran tentang pentingnya Al-Qur'an dalam kehidupan.
10. Memperbanyak Istighfar dan Taubat: Malam Nuzulul Quran menjadi waktu yang tepat untuk introspeksi diri, memperbanyak istighfar, dan memohon ampun kepada Allah atas segala dosa yang telah dilakukan.
Nah, itulah sejarah nuzulul Qur'an beserta cara menyambutnya. Setelah mengetahuinya, Kamu bisa mempersiapkan amal ibadah mulai dari sekarang. Sebab, nuzulul Qur'an akan terjadi besok.