![]() |
Tata cara sholat eid (Dok. Ist) |
Idul Fitri merupakan hari kemenangan bagi umat Islam setelah menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh dibulan Ramadhan. Pada hari pertama Syawal, umat Muslim dianjurkan untuk melaksanakan sholat ied. Terlebih cara sholat ied mudah.
(toc) #title=(Daftar isi)
Shalat Idul Fitri dikerjakan sebanyak dua rakaat dan bisa dilakukan secara berjamaah maupun sendiri. Pada rakaat pertama, terdapat tujuh kali takbir, sedangkan pada rakaat kedua ada lima kali takbir. Berikut langkah-langkah pelaksanaannya:
1. Membaca Niat Shalat Idul Fitri
![]() |
Tata cara sholat idul Fitri (Dok. Ist) |
Sebelum memulai shalat, niat perlu diucapkan dalam hati atau boleh dilafalkan. Berikut bacaan niatnya:
(getCard) #type=(post) #title=(Baca juga yang ini, cek yuk!)
أُصَلِّي سُنَّةً لعِيْدِ اْلفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ (مَأْمُوْمًا/إِمَامًا) لِلّٰهِ تَعَــالَى
Ushallî sunnatan li 'îdil fithri rak'ataini (imâman/ma'mûman) lillahi ta'ala.
Artinya: "Saya niat salat sunnah Idul Fitri dua rakaat (sebagai imam/makmum) karena Allah Ta'ala."
Jika menjadi imam, kata imâman digunakan dalam niat, sedangkan jika menjadi makmum, kata ma'mûman yang digunakan.
2. Takbiratul Ihram
Setelah membaca niat, shalat dimulai dengan takbiratul ihram, yaitu mengangkat tangan sambil mengucapkan Allahu Akbar.
3. Membaca Doa Iftitah
Setelah takbiratul ihram, membaca doa iftitah seperti dalam shalat pada umumnya.
4. Takbir Tujuh Kali (Rakaat Pertama)
Pada rakaat pertama, setelah doa iftitah, melakukan takbir sebanyak tujuh kali. Di antara setiap takbir, dianjurkan membaca:
اللَّهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا، وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيرًا، وَسُبْحَانَ اللَّهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا
Allahu akbar kabiraa, walhamdulillaahi katsiiraa, wa subhaanallaahi bukratan wa’ashiilaa.
Artinya: "Allah Maha Besar dengan segala kebesaran, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak, Maha Suci Allah baik di waktu pagi maupun petang."
Bisa juga membaca tasbih berikut:
سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ وَلاَ إِلٰهَ إِلاَّ اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ
Subhanallah walhamdulillah wala ilaaha illallahu wallahu akbar wala haula wala quwwata illa billahil 'aliyyil 'adzim.
Artinya: "Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada tuhan selain Allah, Allah Maha Besar."
5. Membaca Al-Fatihah dan Surat Pendek
Setelah takbir tujuh kali, membaca surat Al-Fatihah, lalu disunnahkan membaca Surat Al-A’la.
6. Ruku', Sujud, dan Berdiri untuk Rakaat Kedua
Setelah membaca surat pendek, salat dilanjutkan dengan ruku’, sujud, duduk di antara dua sujud, lalu berdiri untuk rakaat kedua.
7. Takbir Lima Kali (Rakaat Kedua)
Pada rakaat kedua, melakukan takbir sebanyak lima kali sebelum membaca Al-Fatihah. Bacaan yang dianjurkan di antara takbir sama seperti pada rakaat pertama.
8. Mengulang Rukun Salat Seperti Rakaat Pertama
Setelah takbir lima kali, membaca Al-Fatihah, lalu dianjurkan membaca Surat Al-Ghâsyiyah. Kemudian, salat dilanjutkan dengan ruku’, sujud, dan diakhiri dengan salam.
Alaman Sunnah yang Bisa Dikerjakan di Hari Raya Idul Fitri
Selain sholat Sunnah, ada amalan yang bisa dikerjakan saat hari raya. Yang mana, amalan ini telah dikerjakan Rasulullah SAW. Berikut, beberapa amalan hari raya idul Fitri yang penting diketahui yakni:
1. Mandi dan Bersuci Sebelum Salat Idul Fitri
Sebelum melaksanakan salat Idul Fitri, umat Islam dianjurkan untuk mandi dan bersuci. Anjuran ini sesuai dengan ajaran Rasulullah SAW yang terbiasa mandi pada pagi hari sebelum melaksanakan salat Id. Hal ini berdasarkan hadis dari Ibnu Abbas RA,
"Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam biasa mandi pada hari raya Idul Fitri dan Idul Adha." (HR. Ibnu Hibban)
Mandi sebelum shalat Idul Fitri bukan hanya sekedar membersihkan tubuh, tetapi juga sebagai bentuk persiapan dalam menyambut hari kemenangan dengan keadaan yang bersih dan suci. Selain mandi, umat Islam juga dianjurkan untuk berwudhu.
2. Memakai Pakaian Terbaik dan Wewangian Saat Sholat Ied
Sebelum melaksanakan salat Idul Fitri, umat Islam dianjurkan untuk mengenakan pakaian terbaik dan merapikan diri. Selain itu, memakai wewangian juga menjadi sunnah yang dianjurkan.
Hal ini sesuai dengan kebiasaan Rasulullah SAW. Ibnul Qayyim pernah menyampaikan bahwa "Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam biasa keluar untuk shalat Idul Fitri dan Idul Adha dengan mengenakan pakaian terbaiknya."
Dengan berpakaian rapi dan wangi, kita menunjukkan rasa syukur dan kebahagiaan dalam menyambut hari raya. Selain itu, ini juga menjadi bentuk penghormatan terhadap momen istimewa serta terhadap sesama muslim yang berkumpul untuk beribadah.
3. Makan Sebelum Shalat Idul Fitri
Salah satu sunnah yang dianjurkan sebelum melaksanakan salat Idul Fitri adalah makan terlebih dahulu. Berbeda dengan Idul Adha, di mana umat Islam dianjurkan untuk tidak makan sebelum shalat, pada Idul Fitri justru dianjurkan untuk mengisi perut sebelum berangkat ke tempat shalat. Anjuran ini didasarkan pada hadis Rasulullah SAW:
(getCard) #type=(post) #title=(Baca juga yang ini, cek yuk!)
"Rasulullah SAW biasa berangkat shalat Id pada hari Idul Fitri setelah makan terlebih dahulu. Sedangkan pada hari Idul Adha, beliau tidak makan sebelum shalat, melainkan baru makan setelah kembali dan menyantap hasil qurbannya." (HR. Tirmidzi)
Makan sebelum shalat Idul Fitri menjadi tanda bahwa Ramadhan telah berakhir dan umat Islam tidak lagi berpuasa. Biasanya, makanan yang dikonsumsi adalah sesuatu yang ringan, seperti kurma dalam jumlah ganjil, sebagaimana yang dicontohkan Rasul.
Nah, itulah tata cara sholat ied beserta amalan yang bisa dikerjakan sebelum sholat. Dengan cara diatas, Kamu bisa mendapatkan pahala yang berlipat ganda. Terlebih, sholat ied adalah ibadah yang dilakukan sebagian tanda hari kemenangan.